Rabu, 17 Desember 2008

satu kata dalam hati


ketika kita tak tau satu sama lain ketika kita masih memegang ego sendiri - sendiri tak terlintas di benak kita berdua akan seperti sekarang ini. berawal dari tatapan mata sampai kedalam permainan hati rasanya nggak mungkin terjadi hal seperti ini ketika mata mulai merespon seseorang otak ikut merenung ketika haati menunggu respon dari mata lidah mulai melontarkan sebuah kata cinta pada seseorang hal ini membuat tubuh seperti terdorong oleh angin yang menusuk karisma jiwa sampai akhirnya mata, lidah, dan hati menuruti ajakan tubuh untuk mengungkapkan perasaan ini, walau berat dan terasa kurang percaya diri kenapa aku mau di imajinasikan oleh pikiran ku untuk menyatakan cinta kepadanya. tapi aku sadar bahwa segalanya adalah datang dengan tanpa paksaan hanya cinta dan kasih sayang menjadi modal dasarku untuk mengatakannya yah walaupun hasilnya harus di tunda beberapa hari. tapi itu semua tak menjadi gundah dalam sukma tak menjadi ragu dalam diri aku hanya m,anusia biasa yang haya bisa berusaha. mungkin aku hari ini tidak akan bersamanya, banyak pengalaman yang membuat aku sulit untuk di lupakan. moment yang paling indah itu aku simpan untuk nanti aku kelak dewasa untuk jadi bahan pengalaman dalam bercinta kalau toh akau harus berpisah dengannya akan aku jadikan ini jalan yang terbaik untuk kita. tapi kalau kita harus selalu bersama akan kujadikan ini jalan terbaik juga dan memikirkan bagaimana jalan kedepannya yang harus dilalui. thanks al my friends and may hunny i know i like yours but i'm soryy to heart that. jangan pernah lupakan cinta tapi utamakan cinta karena dalam cinta akan tumbuh kasih sayang di antara kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar